1.        LCD (Liquid Crystal Display)
(merupakan salah satu layar yang digunakan untuk segala jenis monitor termasuk layar ponsel. Layar LCD menggunakan 2 lembaran bahan yang dapat mempolarisasikan kedua lembaran tersebut)

  2.        LCD Monocrom
(biasanya menampilkan gambar/ teks dalam warna biru atau abu-abu tua di atas latar belakang putih ke abu-abuan. Meskipun saat ini sudah tidak ada ponsel yang menggunakan jenis LCD ini, namun Nokia 2116 CDMA adalah salah satu ponsel yang menggunakan jenis LCD ini)

  3.        LCD Berwarna
(atau disebut Color LCD, jenis LCD ini menggunakan 2 teknik  untuk menghasilkan warna yaitu passive matrix dan active matrix. Passive matrix menggunakan  grid sederhanauntuk memasok muatan ke pixel tertentu pada layar sedangkan Active matrix bisa disebut TFT “thin Film Transistor”)

  4.        TFT (Thin Film Transistor)
(adalah jenis layar ponsel yang menempatkan transistor di tiap pixel layar sehingga menghasilkan gambar yang lebih tajam, terang dan respon yang cepat)

  5.        STN (Super Twisted Nematic)
(adalah jenis layar ponsel yang menggunakan sistem kawat berbentuk vertikal/ horizontal untuk menerangkan suatu pixel. Rata-rata ponsel CDMA masih menggunakan jenis layar ini. Kelebihannya, teknologi lebih murah dibandingkan layar TFT, namun kelemahanya pada kualitas tampilan kurang optimal)

  6.        TFD (Thin Film Dioda)
(jenis lain dari layar ponsel yang menempatkan dioda di tiap pixel layar dan menghasilkan kualitas gambardan respon yang lebih baik dibandingkan layar jenis TFT. Konsumsi baterai rendah dan biaya lebih murah dibandingkan layar STN)

  7.        Layar AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode)
(Layar jenis ini diklaim akan menghasilkan tingkat kehitaman lebih gelap, warna lebih cerah dan tampilan layar dapat terlihat jelas meski berada di bawah sinar matahari langsung)

  8.        Layar OLED (Organic light Emittingng Diode)
(merupakan teknologi layar terbaru yang terdiri dari titik-titik polimer organik yang memancarkan cahaya ketika dialiri listrik. Kelebihannya layar OLED adalah lebih tipis, ringan, murah, dan mengkonsumsi daya yang lebih sedikit. Namun layar tidak akan terlihat jelas saat berada dibawah sinar matahari)

  9.        Layar Resisitive
(layar jenis ini dilapisi lapisan tipis berbahan metal yang bersifat konduktif. Sistemkerja layar harus ditekan menggunakan jari atau benda apapun sperti stylus atau kuku. Kelemahannya layar mudah tertekan dan gampang rusak ketika dimasukkan ke kantung celana)

  1. 10.        Layar Capasitive
    (layar ini dilapisi bahan pembungkus berbahan indium tinoxide yang da[at meneruskan alur listrik secara menerus. Penggunaanya mutlak harus dengan jari, tidak dapat menggunakan benda lain. Keuntungannya, layar tidak berpengaruh terhadap tekanan sehingga aman untuk dikantingi. iPhone adalah contoh ponsel yang menggunakan layar kapasitif)

  2. 11.        Touch Screen
    (suatu teknologi yang memungkinkan pengguna ponsel mengelola menu dengan cara menyentuh layar ponsel secara langsung. Metode sentuh dapat menggunakan jari atau stylus pen pada beberapa ponsel tertentu)

  3. 12.        VGA (Video Grapic Array)
    (Berbeda ukuran dengan CIF, kamera VGA mempunyai besaran resolusi berukuran 640×480 pixel.)

  4. 13.        QVGA (Quarter VGA)
    (adalah ukuran image yang populer untuk konsumsi awal kamera digital dan kamera video dengan ukuran 320×240 pixel (1/4 dari ukuran VGA  yang berukuran 640×480 pixel)

 

  1. 14.        Pixel
    (satuan terkecil pembentuk gambar. Satu pixel terdiri dari unsur warna merah, biru, dan hijau. Pixel biasa digunakan untuk memberikan informasi tentang kerapatan layar. Sebagai contoh samsung Galaxy S mempunyai resolusi pixel sebesar 480×800 pixel)

  2. 15.        Dimensi
    (lebih merujuk kepada ukuran fisik suatu benda. Misalnya sebuah ponsel dengan dimensi 110x65x15mm berarti ponsel tersebut berukuran tinggi 110, lebar 65 mm dan memiliki ketebalan 15 mm)

  3. 16.        RAM (Random Access Memory)
    (merupakan suatu perangkat penyimpanan data atau sistem pada suatu alat termasuk ponsel. Data pada RAM bersifat sementara dan berupa data yang dapat dihapus)

  4. 17.        ROM (Read Only Memory)
    (ROM juga merupakan bagian dari memori ponsel yang menyimpan file file sistem dari suatu perangkat. Meski mempunyai fungsi yang sama dengan RAM tetapi data ROM bersifat permanen sehingga data yang tersimpan tidak dapat dihapus)

  5. 18.        Browser
    (aplikasi untuk melihat/ menjelajah internet. Untuk ponsel, ada beberapa aplikasi internet browser yang dibenamkan seperti operaMini, Brew, NetFront, dan lain-lain)

  6. 19.        WAP (Wireless Application Protocol)
    (adalah kemampuan suatu ponsel untuk mengakses/ browsing pada sebuah halaman situsinternet/ web. Teknologi terbaru WAP sudah mengadopsi WAP versi 2  WAP 2.0)

  7. 20.        HTML (HyperText Markup Language)
    (yaitu bahasa standar dalam pembuatan website/ situs. Sebuah website terdiri dari halaman yang disebut dengan file html. Ponsel yang mendukung HTML berarti ponsel tersebut sudah dapat membuka halaman berbentuk website/ wapsite)

  8. 21.        xHTML
    (sedangkan xHTML adalah penggabungan bahasa HTML dan xML serta merupakan generasi berikut dari HTML. Jadi jika suatu ponsel sudah mendukung HTML dan xHTML maka ponsel tersebut dapat membuka halaman website dengan kedua format tersebut)

  9. 22.        GPRS (General Packet Radio Services)
    (yaitu teknologi jaringan untuk melakukan koneksi internet atau transfer data dengan kecepatan mencapai 115 Kbps. Class GPRS mengindikasikan perbedaan kecepatan yang dimiliki suatu ponsel. Saat ini ponsel yang memiliki GPRS class 32 adalah yang tercepat koneksinya)

  10. 23.        EDGE (Enhanced Data Rate for GSM Evolution)
    (adalah teknologi jaringan untuk melakukan koneksi internet dengan kecepatan melebihi akses GPRS. Kecepatannya diklaim mampu mencapai 236 Kbps)

  11. 24.        HSDPA (Hight Speed Downlink Packet Access)
    (adalah teknologi yang berjalan pada platform 3G yang mampu mendownload sebuah file dengan kecepatan hingga 7,2 Mbps(megabit tiap detik). HSDPA dikenal juga sebagai teknologi 3,5G)

  12. 25.        HSUPA (Hight Speed Upload Packet Access)
    (yaitu kemampuan suatu sistem atau perangkat untuk melakukan upload atau unggah data dari ponsel ke internet, semisal mengirimkan foto ke akun Facebook kita. Kecepatannya mampu mencapai 5,76 Mbps)

  13. 26.        Prosesor
    (merupakan “nyawa” sebuah ponsel yang menggunakan sistem operasi. Ponsel yang memiliki prosesor lebih besar, sejatinya akan mempunyai performa dan kecepatan yang lebih baik dibanding ponsel berprosesor kecil. Saat ini, prosesor ukuran 1 Ghz merupakan yang tercepat di kelasnya)

  14. 27.        Sistem Operasi
    (disebut juga software utama atau induk dari semua software yang mengontrol kinerja sebuah ponsel atau PC. Ponsel dengan sistem operasi adalah ponsel yang memiliki software utama yang mengontrol keseluruhan sistem utama dan dapat diinstal dengan software atau aplikasi lainnya)

  15. 28.        Bada
    (merupakan platform atau sistem operasi bikinan samsung. Rencananya samsung akan menggunakan OS Bada dalam setiap produk produk terbarunya. Beberapa ponsel pengusung OS Bada yakni Samsung Wave 525, 533 dan 575)

  16. 29.        Maemo
    (sistem operasi satu ini dikembangkan oleh pihak nokia. OS Maemo dipergunakan untuk berbagai perangkat internet tablet maupun ponsel smartphone. Nokia N900 adalah salah satu ponsel yang mendukung dan berjalan diatas OS Maemo)

  17. 30.        Symbian
    (salah satu sistem operasi pada ponsel yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. Saat ini Symbian versi terbaaru adalah Symbian ^3 yang bersifat terbuka open source. Nokia N8 adalah contoh ponsel yang memakai sistem operasi Symbian^3)

  18. 31.        Android
    (merupakan sistem operasi terbaru pada ponsel yang dikembangkan oleh Google. Dirilis sejak Februari 2009, versi pertamanya 1.5 muncul dengan nama Cupcake. Kemudian versi 2.2 dikenal dengan nama Froyo. Lalu 2.3 dengan nama Gingerbeard)

  19. 32.        MIDP (Mobile Information Device Profile)
    (adalah java runtime yang digunakan dalam J2ME dan merupakan suatu spesifikasi untuk pembuatan aplikasi/game seluler yang menggunakan bahasa pemograman Java)

  20. 33.        Java
    (suatu bahasa pemograman yang digunakan pada teknologi seluler juga pada komputer/PC. Aplikasi atau game yang dibuat dengan java untuk seluler disebut dengan MIDP atau Java MIDP)
  21. 34.        CLDC (Connected Limited Device Configuration)
    (merupakan suatu spesifikasi dasar yang berupa library dan Api untuk diimplimentasikan dalam format platform berbasis J2ME Java 2 Micro Edition)

  22. 35.        Java MIDP
    (salah satu program/ sistem software yang dapat ditanamkan untuk bebagai perangkat dalam hal ini ponsel tertentu. Ponselyang telah terinstal java, maka dapat ditambahkan aplikasi seperti games yang berbasisi/ dibuat dengan sistem java)

  23. 36.        Windows  Mobile
    (adalah sistem operasi mobile yang dikembangkan oleh Microsoft. Biasanya diterapkan pada ponsel Smart Phone atau  PDA phone. Saat ini versi terbaru untuk OS Windows adalah Windows Mobile 6.5.3)

  24. 37.        Infra Merah
    (merupakan salah satu media transfer atau media koneksi antara satu perangkat dengan perangkat lain. Dalam hal ini, kedua perangkat ini yang dihubungkan haruslah dalam posisi berdekatan. Karena tidak praktis dalam penggunaan, banyak ponsel yang beredar saat ini tidak mempunyai fitur inframerah namun menggantinya dengan fitur Bluetooth)

  25. 38.        A2DP (Advanced Audio Distribution Profile)
    (pengembangan dari teknologi Bluetooth dimana anda dapat mendengarkan musik dari ponsel melalui headset stereo atau audio mobiletanpa kabel dan hanya menggunakan koneksi Bluetooth)

  26. 39.        Jack port
    (lubang untuk menghubungkan dengan perangkat lain denan suatu macam fungsi. Misal Jack audio, berarti lubang untuk menghubungkan handphone dengan speaker misalnya, headphone untuk mendengarkan audio baik berupa suara, musik atau radio)

  27. 40.        HDMI port
    (dengan adanya port ini pada ponsel, maka pengguna ponsel dapat ponsel ke TV LCD. Hal ini berguna untuk menyaksikan tayangan video atau file gambar dari kamera ponsel)

  28. 41.        Flash Lite
    (dengan adanya fitur ini maka suatu ponsel dapat menjalankan sebuah konten berbasis flash, contoh file swf)

  29. 42.        DivX
    (adalah suatu format video yang diciptakan oleh DivX, Inc. Format DivX dapat menkompresi video menjadi ukuran lebih kecil dengan kualitas cukup baik. Banyak ponsel ponsel berfitur canggih kini sudah memiliki fitur DviX)

  30. 43.        Xvid
    (merupakan codec video MPEG-4 standar. Berbeda dengan codec DviX yang hanya tersedia untuk sejumlah platform, Xvid bisa digunakan pada semua platform dan sistem operasi yang codec sourcenya dapat dikomplikasi)

  31. 44.        3GP
    (merupakan file video standar yang digunakan handphone. File ini merupakan hasil dari rekaman video melalui sebuah ponsel)

  32. 45.        AVI (Audio Video Interlaced)
    (merupakan file video yang biasa dapat dibuka di handphone dengan menggunakan smartmovie atau dvixplayer. Di komputer file avi dapat dibuka dengan windows media player)

  33. 46.        WMV (Windows Media Video)
    (merupakan file video yang dapat dibuka pada ponsel ponsel yang berkategori Smartphone berbasisi Windows. Di komputer file WMV dapat dibuka dengan windows media player)

  34. 47.        MP4
    (merupakan file video yang sering ditemukan pada handphone. Aplikasi handphone yang cocok untuk membuka file jenis ini adalah real one player, pvplayer, smartmovie yang dilengkapi codec mp4)

  35. 48.        MP3
    (adalah MPEG Audio Player Layer 3 yaitu format audio yang paling sering dikenal oleh pengguna ponsel. Sebuah file MP3 mempunyai bitrate dari yang paling rendah yaitu  32 kbits/detik sampai ukuran 320 kbits/detik)

  36. 49.        FLAC (Free Lossless Audio Codec)
    (merupakan format berkas kompresi data audio lossless. FLAC banyak disukai karena kualitas audio yang dihasilkan lebih baik dibandingkan MP3)

  37. 50.        AMR (Adaptive Multi Rate)
    (yaitu jenis audio codec yang sudah terkompresi. Hasil rekaman pada p[onsel biasanya berformat AMR. Kualitas suara kurang bagus namum dapat dikonversi menjadi format MP3)

  38. 51.        WAV (Wavefrom Audio Format)
    (WAV merupakan salah satu format audio yang dipergunakan didalam ponsel. Standar format audio ini dikembangkan oleh Microsoft dan IBM. File format ini biasanya berukuran besar karena tidak dikompresi)

  39. 52.        ACC (Advanced Audio Coding)
    (kualitas audio musik dalam format ini cukup baik bahkan pada bitrate rendah. iPod, pemutar musik digital portabel dari Apple, adalah piranti terkemuka yang mendukung format ini)

  40. 53.        Monoponic
    (bunyi yang hanya dihasilkan satu jenis nada saja. Biasa digunakan pada format nada dering di ponsel ponsel produksi lama)

 

 

  1. 54.        MIDI (Musical Instrument Digital Interface)

(yaitu file suara yang hanya terdiri dari bunyi alat musik. Format audio satu ini lebih cocok untuk suara yang dihasilkan oleh Synthesizer atau piranti elektronik lainnya, tetapi tidak cocok untuk hasil konversi dari suara analog karena tidak terlalu akurat. File dengan format ini berukuran kecil dan sering digunakan dalam ponsel sebagai ringtone)

  1. 55.        Polyponic
    (bunyi yang mempunyai lebih dari satu jenis nada atau instrumen musik yang dimainkan secar bersamaan. Terdapat beberapa tingkatan yaitu 16,24, 32 dan 64)

  2. 56.        VOIP (Voice Over Internet Protocol)
    (dengan menggunakan fitur ini, pengguna ponsel dapat melakukan panggilan telepon melalui koneksi internet. Dan tidak lagi melalui saluran telepon konvensional secara analog)

  3. 57.        FPS (Frame per Second)
    (yakni jumlah bingkai /gambar frame yang ditunjukan dalam setiap detik. Makin besar angka fps yang dimiliki suatu ponsel, maka akan menghasilkan video dengan pergerakan yang halus)

  4. 58.        CIP (Common Intermediate Format)
    (merupakan format standat resolusi foto / video yang menujukkan ukuran horizontal atau vertikal dalam besaran pixel. Kamera CIF mempunyai resolusi sebesar 352 x 288 pixel)

  5. 59.        AAC (Advance Audio Coding)
    (merupakan standart format berkas audio terkompresi. Pada umumnya audio dengan format AAC lebih baik di bandingkan dengan format MP3 dalam bitrate yang sama. Sample ratenya sampai 96 KHz dan dua kali lebih baikdibandingkan dengan format MP3)

  6. 60.        MIDP (Mobile Information Device Profile)
    (MIDP merupakan suatu spesifikasi untuk pembuatan suatu game atau aplikasi yang menggunakan bahasa pemrogaman java)

  7. 61.        Instant Messaging
    (teknologi dalam jaringan internet dimana pengguna dapat saling mengirim pesan singkat ke pengguna lain secara real time. Beberapa contoh aplikasi IM di ponsel antara lain Yahoo Messenger, MSN atau Google Talk)

  8. 62.        GPS (Global Positioning System)
    (yaitu sistem penentuan lokasi satelit berdasarkan sinyal satelit yang akan menghasilkan informasi berupa koordinat, latitude dan lokasi peta. Dibutuhkan 3 komponen dalam penentunan lokasi yaitu satelit , receiver GPS dan posisi yang baik dalam artian bebas halangan)

  9. 63.        A-GPS
    (merupakan teknologi yang menggunakann server bantuan untuk memotong waktu yang dibutuhkan untuk menentukan lokasi penggunaan GPS. Berguna di daerah perkotaan atau ruangan yang banyak penghalang. Dibutuhkan 3 komponen yakni satelit, assistance server (GSM) dan reciver A-GPS. Kekurangannya masih tergantung pada coverage GSM operator)

  10. 64.        Geo Tagging
    (dengan fitur ini, foto yang dihasilkan dari kamera ponsel dapat diketahui informasinya berupa posisi data GPS (longitude, latitude, dan altitude). Dengan menggunakan GeoTag, maka anda atau orang lain dapat mengetahui letak pengambilan foto/ gambar tersebut termasuk data dan waktu ketika foto diambil)

  11. 65.        Carl Ziess
    (salah satu merk lensa yang digunakan pada beberapa ponsel antara lain Nokia. Kelebihan jenis kamera ini menghasilkan akurasi dan ketajaman yang lebih baik karena biasa dipakai di digital camera dan handycam)

  12. 66.        Xenon Flash
    (adalah perangkat seperti lampu blitz yang membantu dalam pencahayaan kamera ponsel. Keuntungannya Xenon Flassh lebih kuat/ lebih terang dibanding LED Flash namun lebih boros daya)

  13. 67.        LED Flash
    (adalah lampu flash yang menggunakan dioda biasa bukan blitz seperti Xenon Flash. Kelebihan LED flash lebih hemat daya, namun kurang terang untuk pemotretan malam hari dibanding Xenon Flash)

  14. 68.        Autofocus
    (dengan menggunakan autofokus pada fitir kamera, objek yang kita fokuskan akan terlihat lebih jelas dan lebih detail dibandingkan suasana lingkungan/ gambar di sekelilingnya)

  15. 69.        Automatic Mode
    (suatu fitur pada kamera ponsel yang akan mengatur secara otomatis mengenai fokus, pencahayaan dan keseimbangan antara warna hitam dan putih)

  16. 70.        Burst Mode
    (dengan fitur ini, kamera ponsel dapat mengambil serangkaianmgambar atau foto dalam satu capture / kesempatan)

  17. 71.        Resolusi Kamera
    (resolusi menyatakan jumlah pixel yang digunakan untuk membentuk suatu gambar. Semakin besar resolusi gambar  makin baik tingkat kerapatan dan detail gambar yang ditangkap. Secara otomatis akan meningkatkan kualitas gambar)

  18. 72.        ISO
    (istilah dalam kamera ponsel yang menyatakan sensitivitas sensor terhadap cahaya yang ada. Idealnya saat berada di dalam ruangan terbuka/ outdoor, gunakan setting ISO dengan nilai paling rendah. Sebaliknya saat lokasi pemotretan dalam ruangan kurang cahaya, setting ISO setinggi mungkin)

  19. 73.        Digital Zoom
    (Digital Zoom sering kita dijumpai pada ponsel berkamer, dimana cara kerjanya adalah membesarkan bagian gambar yang dipilih dengan melakukan manipulasi secara digital. Kemungkinan besar hasil fotoakan menurun kualitas gambarnya setelah melalui proses ini, terutama pada pembesaran maksimal)

  20. 74.        Optical Zoom
    (apabila ponse memiliki fitur optical zoom maka pembesaran dilakukan oleh lensa yang biasanya terlihat bergerak keluar masuk. Hal ini membuat kualitas gambar yang dihasilkan lebih baik dibandingkan ponsel berkamera yang mempunyai fitur digital zoom)

  21. 75.        Modus Panorama
    (fitur yang ada dalam kamera ponsel ini akan menjadikan 3 gambar atau lebih yang dibidik secara berbeda menjadi satu kesatuan gambar yang utuh setelah dirangkaikan dalam satu bagian. Biasanya digunakan untuk memotret bidang/ objek foto yang luas dan lebar)

  22. 76.        Night Mode
    (fitur yang ada dalam kameran ini membantu meningkatkan kualitas foto saat kamera ponsel membidik gambar dalam kondisi pencahayaan minim, baik saat malam hari atau diruangan remang)

  23. 77.        Mode Macro
    (merupakan fitur dari kamera digital yang diaplikasikan ke dalam kamera ponsel. Dalam ponsel, fitur ini dilambangkan dengan ikon bunga. Fitur ini digunakan untuk pengambilan foto benda kecil dalam jarak yang sangat dekat)

  24. 78.        White Balance
    (merupakan suatu salah satu unsur dari fotografi yang dikembangkan pada teknologi kamerasuatu ponsel. White balance berperan dalam memberikan suatu nuasa tertentu pada hasil eksekusi pemotretan)

  25. 79.        Red Eye Reduction
    (fitur ini dapat mengurangi efek mata merah yang sering terjadi saat pengambilan foto. Efek mata merah muncul akibat adanya lampu flash yang menyela saat kamera ponsel mengabadikan objek foto)

  26. 80.        Face Detection
    (suatu teknologiponsel yang beguna untuk memfokuskan lensa kamera pada wajah objek foto. Dengan adanya fitur ini, maka wajah objek foto menjadi lebih jelas dan mengurangi ketidakfokusan)

  27. 81.        Smile Detection
    (salah satu teknoligi kamera digital dimana secara otomatis, kamera akan mengambil objek gambar ketika objek yang dibidik sedang tersenyum tanpa kita harus menekan salah satu tombol)

  28. 82.        Kamera Sekunder
    (biasanya digunakan untuk layanan video call/ panggilan video. Sementara ini, beberapa ponsel memiliki ukuran kamera sekunder yang beragam mulai dari resolusi CIF (352X288) pixel hingga ukuran VGA (640X480) pixel)

  29. 83.        Kalibrasi Layar
    (biasa diterapkan pada ponsel – ponsel yang menggunakan media layar sentuh. Fungsinya adalah meningkatkan sensitifitas layar akibat dari kurang responsifnya layar saat menerima sentuhan)

  30. 84.        Accelerometer Sensor
    (sebuah fitur dimana kita dapat mengubah tampilan layar dari posisi landscape ke potrait atau sebaliknya dengan cukup memutar badan ponsel secara otomatis)

  31. 85.        TV-Out
    (suatu fitur yang ditanamkan pada ponsel agar file video dan gambar dapat ditayangkan dan terhubung dengan perangkat TV atau proyektor. Beberapa ponsel yang mendukung fitur tersebut antara lain Nokia N97 maupun N8)

  32. 86.        Dual Mode
    (adalah kemampuan sebuah ponsel dengan menyediakan 2 slot kartu dengan sistem berbeda yaitu GSM dan CDMA)

  33. 87.        Dual On
    (sesuai namanya, ponsel dual on adalah ponsel yang dapat menggunakan 2 sistem teknologi berbeda yakni jaringan GSM – GSM atau GSM – CDMA. Dan keduanya dapat aktif dan digunakan bersamaan)

  34. 88.        Quadband
    (quadband mampu menangkap 4 frekuensi gelombang radio. Frekuensi-nya yaitu 850/900/1800/1900 MHz. Karena jangkauan yang luas, ponsel quadband dapat digunakan di seluruh dunia dan dapat memakai jaringan GSM apa saja)

  35. 89.        Dualband
    ponsel Dualband hanya sanggup berjalan pada 2 frekuensi jaringan berbeda, contohnya pada jaringan 900/1800 MHz. Dengan kemampuan ini selain SMS, ponsel dapat mengakses internet via GPRS)

  36. 90.        Tripleband
    (adalah jenis ponsel yang dapat berjalan di 3 jarinagn frekuensi yang berbedaseperti jaringan 900/1800/1900 MHz. Ponsel tripleband memiliki jangkauan frekuensi gelombang radio yang lebih jauh sehingga kualitas suara lebih baik dibandingkan ponsel dualband)

  37. 91.        GSM (Global System for Mobile Communication)
    (adalah sebuah teknologi komunikasi yang bersifat digital. Kartu SIM yang dapat digunakan pada ponsel berbasis GSM antara lain Telkomsel, Indosat, XL, Axis dan 3)

  38. 92.        CDMA (Code Division Multiple Access)
    (yaitu teknologi jaringan yang juga sama digunakan dalam dunia seluler selain GSM. Operator yang mendukung penggunaan jaringan CDMA antara lain Telkom Flexi, Esia, SmartFren, Star One dan Mobile 8)

  39. 93.        Peak
    (tarif peak, suatu metode pengenaan tarif oleh operator yang memperhitungkan saat waktu tertentu dimana trafik komunikasi biasanya tinggi/ padat. Misalnya pada pukul 18:00 s/d 22:00, dikenakan tarif tambahan dari tarif normal)

  40. 94.        Roaming
    (kemampuan menerima/ melakukan panggilan atau perhitungan tarif yang dikenakan pada pelanggan dikarenakan penggunaan/ pemakaian di luar area pelayanan dimana pelanggan terdaftar)

  41. 95.        CLIR (Calling Line Identification Rrestriction)
    (dengan fitur ini si pemanggil dapat menyembunyikan nomor teleponnya sehingga tidak terlihat di ponsel si penerima telepon)

  42. 96.        Voice Dial
    (dengan menggunakan fitur ini, pengguna ponsel dapat melakukan panggilan keluar lewat perintah suara. Cukup dengan sebutkan nama orang yang ditelepon maka ponsel secara otomatis akan mengenalinya sebagai perintah untuk melakukan panggilan)

  43. 97.        Voice Mail
    (merupakan layanan pesan suara. Salah satu fitur atau layanan dimana penggguna ponsel dapat menerima pesan suara ketika ponsel tidak aktif, tidak diangkat atau ponsel berada diluar jaringan)

  44. 98.        Fake Call
    (alias panggilan palsu. Suatu fitur dimana seakan akan si pengguna ponsel mendapatkan panggilan telepon dari seseorang. Untukmengaktifkan fitur ini,  sebelumnya dilakukan pengaturan jam dan tanggal pada ponsel tersebut)

  45. 99.        Conference Call
    (sesuai namanya, suatu fitur dimana pengguna ponsel dapat melakukan pembicaraan dengan 2 orang yang berbeda dalam waktu bersamaan. Dan ketiga orang ini dapat melakukan pembicaraan dan memndengarkan pembicaraan antara satu dengan yang lain)

  46. 100.        Caller Photo ID
    (suatu fitur yang dapat menampilkan foto si penelpon. Fitur ini dapat diaplikasikan apabila telah disetting/ disesuaikan antara foto penelpon dengan data yang ada di buku telepon)

  47. 101.        CLIP (Calling Line Identification Presentation)
    (dengan fitur ini pengguna ponsel dapat memunculkan nomor telepon pemanggil pada pengguna ponsel yang dihubungi)

  48. 102.        Video Call
    (salah satu pengembangan teknologi dari 3G yang memungkinkan pengguna dapat saling melihat wajah lawan bicara ketika berkomunikasi menggunakan kamera, biasanya kamera terletak didepan. Salah satu syaratnya, kedua ponsel harus mendukung layanan 3G dan video call

  49. 103.        Call Hold
    (adalah suatu fitur dimana pengguna ponsel dapat menahan/ melakukan hold percakapan yang sedang berlangsung, dan pada saat bersamaan pengguna dapat menerima panggilan lain atau melakukan panggilan lain tanpa memutus percakapan

  50. 104.        Call Waiting
    (adalah salah satu layanan/ fitur di ponsel yang memungkinkan pelanggan untuk mengaktifkan nada peringatan pelan yang mengindikasikan adanya panggilan telepon lain yang sedang menunggu sementara pelanggan sedang melakukan percakapan)

  51. 105.        Call Barring
    (yang ini adalah salah satu layanan untuk mencegah/ memblokir panggilan masuk ataupun panggilan keluar. Dalam hal ini fitur dapat berfungsi untuk semua panggilan masuk, semua panggilan keluar atau  panggilan internasional)

  52. 106.        Call Forward/ Call Divert
    (sebuah fitur dalam ponsel yang memungkinkan pelanggan untuk mengalihkan panggilan ke nomor telepon lain atau dialihkan ke voice mailbox. Panggilan dapat dialihkan apabila ponsel berada dalam posisi mati, tidak ada jawaban, ponsel dalam berada di luar jangkauan atau ponsel sedang digunakan/ sibuk)

  53. 107.        TalkTime
    (berhubungan denagn lamanya percakapan/ komunikasi yang dihitumg berdasarkan waktu penggunaan/ pembicaraan. Bila dihitung dengan tarif normal, lamanya waktu talk time akan mempengaruhi pendapatan operator yang bersangkutan)

  54. 108.        MicroSD
    (salah satu jenis kartu memori dengan format flash memory dengan ukuran paling kecil saat ini dibandingkan dengan jenis kartu memori lainnya)

  55. 109.        TrackID
    (adalah suatu fitur yang akan memberitahukan nama dan artis dari track lagu yang sedang dimainkan. Rekam suatu lagu dari ponsel atau radio dan dengan menggunakan akses GPRS, informasi tentang lagu tersebut akan didapatkan dalam bebrapa detik)
    kan dalam bebrapa detik)

  56. 110.        Equalizer
    (fitur yang digunakan untuk menyesuaikan suara speaker denagn suara mendekati aslinya. Anda dapat melakukan pengaturan beberapa jenis musik diantaranya pop, rock, dansa dan lain lain)

  57. 111.        Stereo Widening
    (fitur ini dapat meningkatkan kualitas suara musik dengan cara memberikan efek pelebaran suara stereo)

  58. 112.        Swype Text Input
    (adalah suatu cara penginputan dimana saat mengetik satu kata, pengguna tidak perlu menekan tombol keypadsatu persatu. Ketika mengetik kata Smile, maka pengguna cukup memulai dari huruf S dan tanpa melepaskan keypad menelusuri huruf M,I,L dan berakhir di huruf E)

  59. 113.        Predictive Text
    (suatu fitur pada menu pesan, dimana untuk menuliskan satu kata, pengguna cukup mengetikkan satu huruf tertentu. Contoh ketika kita menulis kata M diikuti O maka secara otomatis akan tersusun menjadi kata morning. Istilah lainnya dari fitur ini adalah T9)

  60. 114.        Handwriting Recognition
    (denagn fitur ini, ponsel dapat mengenali bentuk tulisan tangan ketika kita menuliskan pesan sms ataupun membuat catatan. Penggunanya dapat melalui stylus, atau bahkan dengan menyentuh dan menggoreskan layar ponsel dengan jari)

  61. 115.        SensMe
    (adalah aplikasi yang mengkategorikan jenis musik berdasarkan mood lagu dan temposuatu track musik. Dengan bantuan software)

  62. 116.        Shake Control
    (fitur ini digunakan untuk merubah berbagai menu/ fungsi dalam suatu ponsel dengan cara menggerakkan tangan suatu arah tertentu. Sebagai contoh, untuk merubah lagu maka pengguna ponsel dapat menggerakkan lengan ke atas atau ke bawah)

  63. 117.        Gesture Control
    (fitur ini bekerja dengan cara menggerakkan atau mengubah menu lewat kontrol gerakan. Sebagai contoh, untuk mengubah lagu pada menu walkman atau mematikan bunyi panggilan masuk cukup denagn cara mengibaskan tangan diatas layar ponsel)

  64. 118.        Theme
    (merupakan suatu kesatuan visual unik yang terdiri dari gambar latar belakang (wallpaper), efek audio, icon, warna, huruf dalam sebuah aplikasi)

  65. 119.        Qwerty
    (sebagai media input untuk mengakses menu menu di dalam ponsel. Disebut Qwerty karena peletakan huruf huruf pada keypad ponsel, di buat mengikuti huruf huruf pada keyboard komputer)

  66. 120.        Trackpad
    (salah satu sistem navigasi yang berfungsi untuk mengubah atau menggerakkan menu di ponsel. Trackpad bekerja dengan cara menerjemahkan gerakan dan posisi jari pegguna. Piranti ini bekerja di berberapa perangkat teknologi lain seperti PDA, laptop, maaupun media portable)

  67. 121.        Trackball
    (mempunyai fungsi yang sama dengan trackpad namun trackball berbentuk seperti bola bundarcara kerjanya sama yaitu menggerakkan trackball untuk menjalankan suatu perintah atau perpindahan menu)

  68. 122.        Mobile Tracker
    (fitur ini berfungsi untuk melacak keberadaan suatu ponsel. Cara kerjanya, saat ponsel hilang dan kemudian dilakukan penggantian SIM. Secara otomatis, ponsel akan mengirimkan informasi berupa SMS ke nomor ponsel tertentu yang sudah dipilih sebagai nomor penerima informasi )

  69. 123.        Gorilla Glas
    (merupakan salah satu jenis layar yang memiliki kemampuan anti pecah. Jenis layar yang sekarang banyak di aplikasikan pada ponsel ini mempunyai ketahanan terhadap goresan benda padat seperti garpu, sendok dan lain lain. Beberapa smartphone seperti Dell Streak, Nokia E7 dan motorola Charm sudah menggunakan teknologi layar jenis ini)

  70. 124.        External Memory
    (yaitu kartu memori yambahan yang dimasukkan ke slot ekspansi untuk menampung berbagai data seperti audio, gambar, foto dll. Hal ini dikarenakan memori (internal) handphone/ perangkat lain relatif kecil yang tidak dapat lagi menampung kebutuhan data si pengguna)

  71. 125.        Expantion Slot
    (slot untuk tambahan perangkat lain, biasanya slot ini adalah untuk tambahan kartu memori eksternal. Saat ini kebanyakan handphone meletakkan slot untuk kartu memori di samping atau sisi handphone)

  72. 126.        Expandable
    (kemampuan suatu ponsel untuk dapat menambah/ mengganti kartu memori, semisal expandable up to 2GB artinya dapat digganti dengan kertu memori yang mempunyai kapasitas 2GB)

  73. 127.        Hot Swap
    (dengan fasilitas ini memungkinkan kita melepas suatu perangkat dalam handphone tanpa mematikannya. Misalnya melepas memory card tanpa perlu mematikan handphone terlebih dahulu)

  74. 128.        Ponsel Clamshell
    (merujuk pada bentuk/ desain fisik ponsel, dimana untuk menggunakan keypad-nya harus membuka tutup terlebih dahulu (mirip dengan cangkang kerang). Ponsel dengan tipe Clamshell ini sering juga dengan istilah ponsel lipat. Ponsel-ponsel yang berdesain Clamshel contohnya: Motorola RAZR V series, Samsung W579, Nokia 6600 Fold, Sony Ericsson seri Z)

  75. 129.        Ponsel Candy Bar
    (merujuk pada bentuk/ desain fisik ponsel yang keypad-nya berada diluar biasanya langsung dibawah screen/ layar atau ada juga disamping layar/ screen seperti N-Gage series. Sebagian besar ponsel yang beredar disini adalah berdesain CandyBar)

  76. 130.        Ponsel Slider
    (merujuk pada bentuk ponsel, dimana untuk menggunakan keypad utamanya harus membuka dengan cara menggeser biasanya ke atas. Ponsel-ponsel yang berdesain seperti ini contohnya:N81, Sony Ericsson Zylo, Nokia 6700)

  77. 131.        NiCD/Nicad
    (Battery NiCD adalah jenis baterai isi ulang paling lama yang ada di dunia, dan karena kapasitasnya yang besar, maka baterai ini dipilih untuk handphone lama yang menggunakan tenaga besar pada waktu itu)

  78. 132.        Lithium Ion
    (jenis baterai yang dapat diisi ulang. Sebagian besar gadget modern termasuk handphone menggunakan baterai ini. Dijuluki beterai lithium ion karena tenaga baterai ini berasal dari aliran ion-ion lithium (Li+ ) di dalam larutan elektrolit)

  79. 133.        Lithium Polymer
    (ini adalah generasi terbaru dari battery isi ulang, keunggulannya adalah ramah terhadap lingkungan, sedang kemampuan lainnya sama persis dengan battery Lithium ion. Li-Poly sifatnya liquid sehingga mengakibatkan bentuk battery bisa berubah karena tekanan)

  80. 134.        PSTN (Public Switched Telecominucation Network)
    (yaitu sebuah pesawat telepon tetap/ konvensional yang menggunakan jaringan nirkabel seperti milik telkom)

  81. 135.        BREW (Binary Runtime Environtment for Wireless)
    (yaitu suatu platform pada ponsel CDMA yang mirip dengan java di ponsel berbasis GSM. Saat ini BREW lebih dikembangkan pada ponsel ponsel CDMA yang menggunakan chipset Qualcomm)

  82. 136.        Kompresi
    (dalam dunia ponsel, kompresi diartikan sebagai proses menempatkan/ memperkecil ukuran data. Bisa berupa data sms maupun data file termasuk MP3, Video, gambar dan sebagainya sehingga ponsel dapat memuat lebih banyak file)

  83. 137.        RSS Reader (Really Simple Sindication)
    (adalah suatu teknologi web yang memungkinkan pengguna ponsel untuk mendapatkan/ membaca berita atau artikel dari website pilihannya secara aktual. Biasanya berita yang terupdate bisa berupa headline, ringkasan maupun priview dari suatu berita)

  84. 138.        Download
    (proses penerimaan data dari suatu sumber ke dalam ponsel. Misal download ringtone dari suatu sumber penyedia jasa. Dengan cara kirim sms ke penyedia jasa content, dimana nanti si pengirim sms akan menerima file ringtone tersebut)

  85. 139.        Upload
    (kebalikan dari download. Upload adalah aktivitas pengiriman data dari ponsel ke salah satu halaman web atau PC. Pengiriman data dapat berupa file, aplikasi, gambar, musik dan lain lain)

  86. 140.        POP3
    (standar protokol yang dipergunakan untuk mengambil surat elektronik/ email dari server email. POP3 untuk pengguna akun yahoo adalah pop.mail.yahoo.co.id)

  87. 141.        SMTP
    (salah satu protokol yang umum dipergunakan untuk pengiriman surat elektronik/ email ke sebuah server di jaringan internet. SMTP berfungsi sebagai alamat email keluar atau outgoing server)

  88. 142.        DLNA(Digital Living Network Allinace)
    (merupakan salah satu teknologi ponsel dimana koneksi antar perangkat dapat dilakukan dengan memanfaatkan jaringan WLAN. Dengan DLNA, ponsel dapat saling bertukar konten berupa foto, musik, video, antar perangkat di jaringan rumahan)

  89. 143.        Driver
    (merupakan komponen perangkat lunak yang mengijinkan sebuah sistem komputer untuk berkomunikasi dengan perangkat keras lainnya. Misalnya kita ingin menghubungkan ponsel dengan kabel data ke komputer, maka pada saat di koneksikan pertama kali maka komputer akan menanyakan driver dari ponsel yang digunakan)

  90. 144.        FWT (Fixed Wireless Terminal)
    (adalah perangkat/ pesawat komunikasi/ telepon tanpa kabel yang dapat juga di pindah-pindahkan atau dibawa, namun terbatas pada area pelayanan tertentu saja. Misalnya mempuyai FWT dengan kode area jakarta, ketika dibawa ke bandung maka FWT tersebut tidak dapat menerima maupun melakukan panggilan telepon)

  91. 145.        PDA (Personal Digital Assistant)

(selain sebagai alat komunikasi bergerak juga memiliki fungsi mengatur berbagai macam informasi personal yang mencakup database nama dan alamat, agenda kerja, note/ catatan dll. PDA biasanya menggunakan stylus pen atau keyboard kecil sebagai media inputnya atau untuk mengakses menu-menunya)

  1. 146.        Optional
    (fitur atau fasilitas tambahan yang dapat dipasangkan pada suatu produk tepapi tidak disertakan dalam paket penjualannya dan harus dibeli secara terpisah)

  2. 147.        Low Batt
    (suatu keadaan dimana energi pada baterai sudah menunjukkan titik terendah yang artinya ponsel akan segera mati dan baterai harus segera diisi ulang  charge)

  3. 148.        Low End
    (merujuk pada segmen pasar dimana barang yang ditawarkan hanya memiliki fitur standart dan ditawarkan dengan harga jual yang relatif murah serta ditujukan pada entry level  pemula)

  4. 149.        Built In
    (adalah fitur/kemampuan bawaan yang sudah terpasang dalam suatu ponsel. Misal, Built-in modem, artinya ponsel tersebut dapat digunakan sebagai modem untuk koneksi internet. Atau Built-in antena artinya ponsel tersebut sudah terpasang antena internal sehingga tidak memerlukan handsfree untuk mendengarkan radio)

  5. 150.        Bundling
    (yaitu pembelian ponsel yang disertakan dengan produk tambahan dan tidak dikenakan harga tambahan alias gratis. Biasanya dalam bundlingtersebut, antara pruduk yang dipasarkan dengan pruduk tambahannya saling terkait atau mendukung. Misal : membeli produk ponsel merk “N” maka akan memperoleh kartu perdana dari operator “T” secara Gratis)

  6. 151.        Content Provider
    (adalah suatu perusahaan penyedia jasa layanan berbagai konten/ isi untuk telepon selular. Misalnya download ringtone, wallpaper, games, termasuk penyelenggara kuis berhadiah melalui sms, dll)

  7. 152.        STK (SIM Tool Kit)
    (STK merupakan spesifikasi pada kartu SIM GSM. Dengan STK, operator seluler dapat menambahkan data atau fungsi tambahan kedalamkartu SIM, datanya bisa berupa mobile banking, menu operator, email dan lain lain)

  8. 153.        DRM (Digital Rights Management)
    (yakni suatu sistem proteksi/ pengamanan untuk mencegah penggandaan konten musik yang di download secara ilegal. File yang didownload tidak bisa dikirimkan ke perangkat lain sekaligus berfungsi melindungi karya cipta)

  9. 154.        IMEI(International Mobile Equipment Identinty)
    (yang mana merupakan nomor identitas ponsel yang siaftnya unik dalam artian tidak sama antara yang sati dengan yang lain. IMEI sendiri mempunyai arti khusus yang menandakan pabrikan, tipe ponsel dan lain-lain)

  10. 155.        Accelerometer Sensor
    (salah satu fitur pada ponsel yang memungkinkan untuk melakukan rotasi layar dari mode potrait menjadi landscape atau sebaliknya secara otomatis dengan hanya mengembalikan atau merubah posisi suatuponsel)

  11. 156.        Encode
    (lebih merupakan suatu kompresi untuk data audio atau video dan berguna juga sebagai converting dari data audio atau video tertentu ke dalam bentuk lainnya)

  12. 157.        Jailbreak
    (hal ini merupakan suau proses pada handset sehingga ponsel tersebut dapat dimodifikasi. Contohnya ponsel berbasis Windows mobile yang diubah atau dimodifikasi sehingga berbasis OS lain semisal Android. Dalam hal ini jailbreak dapat menghilangkan garansi pada suatu produk)

  13. 158.        PTT( Push To Talk)
    (adalah fungsi komunikasi suara dengan menggunakan data yang bisa dilakukan pada jarinagan selular. Dengan PTT pengguna tidak bisa mendengar sekaligus berbicara pada waktu yang bersamaan, hal ini mirip dengan walkie-talkie. PTT digunakan untuk menekan biaya komunikasi karena penggunaan jalur data yang lebih murah dibanding jalur suara)

  14. 159.        CSS (Cascading Style Sheets)
    (yaitu sebuah file yang berisi sekumpulan perintah untuk memformat bagaimana sebuah halaman website ditampilkan oleh web browser. Dengan kata lain, CSS adalah rujukan formattampilan di halaman website)
  15. 160.        HSCDS (High Speed Circuit Data Switch)
    (HSCDS mampu mentransmisikan data melalui hubungan GSM denagn kecepatan sampai 57,6 kbps. Dengan teknologi ini, salah satunya ponsel yang terhubung dengan perangkat komputer dapat mengirim dan menerima faksimile)
  16. 161.        Ethrnet
    (merupakan protocol dari Local Area Network. LAN yang dikembangkan oleh Xerox corporation bersama DEC serta intel sekitar tahun 1976. Dan sekarang menjadi standart LAN yang paling banyak digunakan)
About these ads

About afrizhhkukkyoku

smart, cute, cool, good, and bitch

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s